Filosofi Vespa Part 2: Memiliki Karakater Kuat Membawa Kebanggaan

Filosofi lainnya yang saya dapatkan dari Vespa Tua saya adalah mengenai kebanggan. Begini ceritanya, setelah Sang Vespa Tua dapat kembali hidup, maka apalagi yang saya lakukan kalau bukan mengajak istri saya jalan-jalan dengan Vespa Tua yang telah saya kendarai sejak SMA itu. Jalan malam-malam bersama istri untuk pergi belanja dengan Vespa Tua, yah walau jujur sempat ada sedikit hambatan dan perlu berhenti ketika pulang karena busi penuh sisa karbon pembakaran, namun tidak sampai 10 menit masalah pun selesai.

Vespa VBA1T 3 speed

Gambar dari: idearworks.blogspot.com

Perjalanan berangkat bisa anda bayangkan bahagianya menunggang Vespa Tua di malam hari bersama istri tercinta. Secara spek yang saya lihat di ScooterHelp,  top speed Vespa Tua VBA1T dengan transmisi hanya hingga gigi 3 bisa mencapai 53MpH atau 85KpH, namun namanya Vespa Tua berumur lebih dari 50 tahun top speed yang saya dapatkan hanyalah 60Kph, dan rata- rata kecepatan saya ketika berboncengan dengan istri hanya 40KpH, terasa lambat sekali jika dibandingkan kuda-kuda besi pabrikan Jepang yang berseliweran di jalan saat ini, namun saya tetap bangga mengendarai vespa ini, karena karakternya Vespa bukan untuk kendaraan cepat, bentuknya saja jauh dari kata aerodinamis, apalagi kalau melihat umurnya yang lebih dari setengah abad.

Kebanggaan lainya pun muncul ketika berhenti di lampu merah, saya melihat Yamaha Byson baru berplat putih yang terlihat begitu gagah dan sekejap membayangkan mengendarai Byson, namun kemudian bayangakn itu pupus begitu saja ketika saya sadar saya mengendarai Vespa Tua saya. Saya berpikir, “Byson terlihat baguskan karena masih baru, setelah 50 tahun lagi belum tentu modelnya masih bagus”. Selain itu saya berpikir Vespa Tua yang sudah berumur lebih dari 50 tahun dimata saya masih cukup bagus karena punya karakter bulat yang tegas dan kendaraan istimewa karena masih terlihat menarik dan unik diumurnya yang telah senja. Karakter Vespa Tua yang tegas itu yang membawa kebanggaan(walau tidak berlebihan) dan rasa bersyukur. Selain itu Vespa VBA1T saya masih asli buatan Italia, walau beberapa partnya sudah tidak orisinil bagi saya itu tidak masalah.

Karakter-bangsa

Gambar dari: arungmaya.blogspot.com

Karakter itu kuncinya. Saya jadi ingat sejarah, bagaimana ketika Indonesia baru saja merdeka dulu Bung Karno membangun Monas, Stadion Senayan, patung-patung di Jakarta yang bertujuan pada pembentukan karakter bangsa Indonesia, sehingga warga negara Indonesia dulu memilik rasa kebanggan yang luar biasa karena negaranya dapat membangun bangun-bangunan megah dana sangat hebat dizamannya. Tujuan Bung Karno saat itu apalagi kalau bukan menciptakan rasa bangga yang timbul secara visual karena bangasanya dapat membangun. Walaupun secara ekonomi pada saat itu terjadi krisis yang luar biasa dan uang untuk pembangunan itu berasal dari pinjaman luar negeri, tapi Indonesia menjadi negara yang disegani karena memiliki karakter pemimpin dan negara yang tumbuh dan rakyatnya memiliki kebanggan pada pemimpin dan negaranya.

So, apa karakter anda yang dapat dibanggakan?

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. rifki
    Nov 17, 2012 @ 22:49:07

    salute mas sama blognya…

    part 3 ada gaa…?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: