Bubble Kedua?

11 Juni 2009

Saat ini harga minyak seperti kita tahu sudah mulai kembali menanjak. Saat pagi ini saya menulis crude oil sdh menembus level $71/brl. Index Om Sam juga sudah mulai kembali menanjak,,, yang katanya oleh orang-orang yang panggil analyis bahwa wallstreet telah mulai meninggalakan bottom-nya.

Bagaimana dengan IHSG? lebih cerah lagi… Sekarang sudah menembus level 2000. Kemarin ketika awal-awal menembus level 2000 pasar tidak yakin akan bertahan maka kesokannya langsung terjadi aksi porfit taking. Tapi saat ini posisi sudah melenggang di atas 2100. Biasalah,,, hot money mulai masuk ke Indonesia karena investor luar memandang pasar Indonesia lebih kebal krisis. Bumi Resources yang dulu luluh lantah pun kini mulai crawling,,, biasa di Indonesia saham pertambangan paling banyak dilirik investor, selain juga sektor perbankan seperti Mandiri yang akhir-akhir ini cukup cemerlang.
Lalu apa dampaknya bagi mata uang? rupiah jelas menguat beberapa hari yng lalu sempat menyentuh level dibawah Rp10.000/dollar. Bagi sy yang bodoh ini ada dua hal simple penyebabnya,, rupiah banyak dibeli karena hot money mulai mengalir ke indonesia terbukti dengan catatan IDX broker asing banyak yang “mengangkat” bursa, dan yang kedua memang pelemahan dollar. Karena dari pair GU sendiri terus menanjak bukan main. Walau mingggu lalu sempat retrace cukup dalam.
Gold beberapa hari ini turun setelah pada awal juni berusaha menembus level 1000. Dan saat ini berada di 954, jelas gold akan slumping karena uang lebih banyak mengalir kembali ke lantai bursa.

Lalu apa hubungannya dengan judul yang saya tulis? Index mengalami penaikan,, tidak terkecuali IDX,, hot money mulai masuk indonesia. Ekspektasi pelaku pasar akan pemulihan ekonomi sangat besar,,, sehingga mereka sudah mulai turun ke pasar dengan dampak tentunya harga saham yang terus naik,,, (ya iyalah masak ya iya dong). Tapi kondisi sektor real di US dan eropa belum seluruhnya pulih!!
Anda bisa lihat data ekonomi US memang beberapa ada yang naik tapi yang memburuk pun masih banyak. Yang dikhawatirkan,, Bubble kembali terjadi karena harga tidak sesuai dengan kondisi kinerja di lapangan. Kalo sudah seperti itu Gold kembali naik,,, maka bagi kita yang konservatif(cenderung main aman di emas) penurunan Gold saat ini dan beberapa saat kedepan adalah celah yang tepat untuk buy :D (itu opini sy pribadi loh)

Tinggalkan Balasan