Cuma mau sharing psikologi trading nih. Supaya kita sama2 ga lupa bahwa 90% faktor kesuksesan di forex adalah psikologi, bukan indicator, bukan modal, dst

1. Kita dibayar karena disiplin.
Kita nggak perlu punya IPK 5.0, ga perlu pintar matematika, ga perlu fasih 4 bahasa, ga perlu punya pengalaman kerja 10 tahun, ga perlu bangun pagi pulang malam utk sukses di forex. Market hanya membayar satu hal dari kita: disiplin. Cuma satu itu. Dan ya cuma itulah yg dibutuhkan di sini, Disiplinlah dan market akan memenuhi rekening kita.

2. Bukan bola kalau tidak bundar.
Kalau dari 10 trading kita hanya 9 yang disiplin maka kita tentu belum bs dikatakan disiplin. Kalau kita bilang “saya sudah berhenti merokok” tapi masih suka ngumpet2 utk ngerokok itu namanya BELUM berhenti merokok. Belajarlah untuk disiplin di setiap trade.

3. Jangan obati luka bakar dengan api.
Saat market bergerak tidak sesuai dg yg kita harapkan kenapa harus diperburuk dengan membuka posisi yg sama terus menerus bahkan dg lot yg lebih besar? Segeralah keluar atau kurangi lot-nya. Itu uang lho yg kita keluarkan, bukan daun jambu.

4. Jangan tolak rejeki.
Kita semua pernah melakukan ini. Market telah menghidangkan uang utk kita dengan bergerak sesuai arah yg kita harapkan tapi kita nggak puas dengan uang sedikit. Lalu kita tungguin chart dan berharap uang itu menjadi banyak dan banyak, tapi seringkali market malah balik kanan dan kita masih saja berharap dan akhirnya malah kita yg harus mengeluarkan uang. Tidak perlu serakah. Toh market buka 24 jam. Masih ada hari esok. Jangan tolak rejeki yg sudah dihidangkan.

5. Percuma membuat gundukan dari air.
Seandainya siang ini kita sudah profit 50pip, maka usahakanlah trade berikutnya tdk loss lebih dari 50pip. Kalau saatnya sudah tepat, segera pindahkan stop loss ke +1. Buatlah gundukan dari tanah, bukan air.

6. Setialah.
Apapun trading system kita. Apapun indikatornya. Ambilah kertas dan pulpen (atau buka microsoft word). Tulis trading system kita, kapan kita masuk, kapan harus keluar, berapa lot yg dibuka, di mana menaruh TP dan SL. Sertakan screenshot-nya. Buatlah sedetil mungkin. Buatlah seolah2 kita sedang mengajari anak SD untuk mentradingkan uang sejuta dollar kita. Setelah itu print dan laminating jika perlu. Taruh di samping komputer. Kalau trading system tersebut berhasil 50% maka SETIALAH.

7. Carilah pakaian yang paling nyaman.
Jangan pakai jaket berbahan suede klo kita alergi dg bahan itu. Jangan pakai baju hitam tebal saat siang yg terik. Yang bagus untuk orang lain belum tentu sama bagusnya untuk kita. Jadi kalau kita nyaman dengan TF15m, kenapa harus memaksakan diri dg TF daily jika itu malah selalu bikin deg-degan? Ya coba2 sih boleh saja, tapi cukup di acc demo atau micro. Carilah gaya trading yg paling profitable tapi sekaligus paling nyaman dan menyenangkan menurut kita masing2.

8. Pastikan esok kita masih bisa trading.
Apakah sebuah meteor sdg menuju bumi? Apakah gelombang tsunami sdg menuju ke rumah kita? Apakah mulai minggu depan forex akan ditiadakan? Kalau tidak, lalu kenapa kita terburu2 ingin mengeruk profit sebanyak2nya hari ini juga? Jangan over-trade, jangan resikokan uang terlalu banyak, pastikan besok kita masih punya balance utk trading, supaya bs bayar cicilan, bs beli susu anak, dst. Tidak ada yg lebih menyedihkan daripada mengetahui harga akan bergerak 200 pips tapi ga ada cukup dana di account kita.

9. Sesuaikan ukuran bahu.
Kalau SMP saja belum lulus, kenapa kita pikir layak untuk duduk di bangku SMA? Kalau trading micro saja masih sering MC kenapa kita pikir di standar ga akan MC? Kalau 1lot saja sering banget loss, kenapa kita pikir 10lot akan berbeda? Kalau melawan Cris John saja belum menang kenapa maksa mau ngelawan Tyson? Tidak perlu mikul 10 karung beras kalau 1 karung saja sudah encok. Ikutilah prosesnya: demo, micro, mini, standar.

10. Saat gedung terbakar, cepatlah keluar.
Pecundang itu bukan saat kita loss. Pecundang itu kalau kita tahu harga sudah jelas balik badan tapi tetap ga berani cut loss. Jangan takut mengakui analisa kita salah. Semua trader pasti pernah loss. Yang kakap pun masih sering salah. Ga masalah kita loss hari ini, yang penting laporan akhir bulan tetap profit. Let the profit run, but cut your losses.
11. Just one big idea, and live like a king.
Para penemu hebat pasti mengerti ini, para musisi, para pengusaha, dan semua mereka yg namanya tidak pernah mati. Graham Bell, Alpha Edison, Soekarno, Elvis Presley, Nobel, George Soros, Colonel Sanders, dan orang2 hebat lainnya, semua memliki kesamaan yaitu memiliki satu ide besar dan fokus padanya. Karena mereka tau, sekali ide besar itu terwujud maka mereka akan hidup seperti raja. Temukan cara trading yg terbaik menurut kita masing2, jangan berhenti memperbaikinya, dan setialah. Lakukan apapun utk menemukannya, dan hiduplah seperti raja. Tapi money management dan disiplin akan menentukan seberapa lama kita tinggal di istana.

12. Ikuti saja anginnya
Begitu banyak faktor yg menentukan ke mana angin akan bertiup dan sekuat apa: kontur dataran, temperatur, penebangan hutan, posisi bulan dan bintang, jumlah nitrogen di tanah, jumlah cacing yg mati per minggu, dst, dst. Tapi pada akhirnya tidak terlalu penting apa yg menggerakkan angin, melainkan ke arah mana kita mengembangkan layar saat angin datang. Pada akhirnya tidak terlalu penting menganalisa harga sebelum news terjadi, ikuti saja arah arus yg dihasilkannya.

13. Pak guru tua yang pandai
Mungkin jaman sekolah dulu kita pernah terheran2 mengapa guru PPKN kita begitu lancarnya menyebut satu persatu butir2 pancasila, atau guru fisika yg dengan di luar kepala menjabarkan rumus relativitas umum? Sekarang kita tentu sudah tau rahasianya, ya iyalah hapal, wong setiap hari selama berpuluh2 tahun yang diomongin itu2 aja.. hehe. (Yg merasa guru jgn tersinggung ya, becanda). Jadi, kalau mulai hari ini kita setia dengan trading system kita, kita ulang2 setiap hari, kita pelototin setiap jam, bayangkan bagaimana hebatnya kita 5 atau 8 tahun dari sekarang. Tetaplah berlatih.

14. Yang penting bukan di mana kita saat ini, tapi di mana kita besok
Ya ya, kita tau rasanya MC, tau rasanya pingin nonjok monitor. Kita tau rasanya putus asa. Tapi kabar gembiranya, apakah ada trader sukses yg ga pernah ngerasain itu semua? Mereka semua pernah merasakan itu, dan mereka toh sukses sekarang. Berarti kita berada tepat di jalan yg sama dg mereka. Teruskan saja, sepanjang kita terus berjalan (atau merangkak) suatu hari pastilah sampai juga di sana. Nggak penting seberapa besar MC kita, tapi seberapa besar impian kita.

15. Gigitlah sedikit2 atau rahangmu lepas
Beberapa dari kita mungkin punya target profit harian 50 pip, atau 100 pip, atau 200 pip. Berapapun target kita, cobalah dipecah dalam beberapa kali trading. Mendapatkan 100pip sekali trading seringkali jauh lebih sulit (mental dan teknikal) dibanding dalam 5 kali trading. Makan sesuap demi sesuap akan lebih mudah dan menyenangkan dibanding 1 piring langsung.

16. Tentang menunggu
Apa kemampuan utama yg diperlukan utk menjadi seorang pemburu handal? Menembak? Bisa jadi. Tapi ada pepatah terkenal di antara para pemburu: Menunggu adalah separuh kesuksesan. Begitu pula saat singa memburu kerbau. Sebagian besar waktunya dihabiskan utk mengendap2 menunggu saat yg tepat, bukan utk berlarian ke sana kemari mengejar si kerbau. Punya seribu indicator dan seribu sistem tidak ada artinya tanpa tau cara menikmati masa menunggu.

17. Tentang penjaga menara
Kalau tempat kita berdiri terlalu rendah sehingga tidak bisa melihat ke mana badai mengarah, tanyakanlah pada penjaga menara. Kalau tempat kita berdiri terlalu tinggi sehingga tidak bisa merasakan getaran tanah, tanyakan pada mereka yg di bawah. Tengoklah apa yg sedang terjadi di TF besar dan kecil, lalu putuskan ke mana akan berlari.

18. Sejarah mengulang dirinya sendiri
Kita berada di zaman interglacier, di mana banjir nabi Nuh akan datang lagi. Temuan fosil mengatakan ternyata dunia sudah dikiamatkan berkali2. Asteroid pernah menumbuk bumi dan pasti datang lagi. Sejarah selalu berulang. Belilah buku yg bagus dan buatlah jurnal trading, catatlah kesalahan dan prestasi kita setiap hari. Suatu hari pasti ada gunanya, karena double top dan doji akan datang lagi. False signal akan selalu menggoda. Karena sejarah akan berulang.

19. Sesekali jadilah robot
Target trading kita ingin beli tivi yang lebih besar atau mobil yang lebih kinclong sebelum reuni SMA bulan depan? Modal trading kita hasil hutang ke bank dan seorang debt collector sdg menunggu di depan pintu? Atau kita baru saja bertengkar dg boss tepat sebelum sesi Eropa buka? Atau kita baru saja menghilangkan uang hasil jual sawah dalam 10 detik? Singkirkan emosi atau jangan lihat chart sama sekali, karena market tidak perduli sedikitpun tentang masalah kita, dia tetap akan bergerak ke manapun semaunya, meskipun saya mengancam bunuh diri di depan kantor fxopen. Sesekali jadilah robot.

20. Belajar membentur lantai
Ambillah bola tenis. Banting kuat2 ke lantai. Lihat seberapa tinggi dia memantul. Yup, kita semua tau semakin keras dia terbentur semakin tinggi dia terbang. Begitu juga dengan kita, loss itu penting utk membuat kita lebih hati2, MC itu perlu utk memaksa kita disiplin, percayalah semua kegagalan kita kemarin ada gunanya, itu adalah lantai keras yang akan menerbangkan kita tinggi2 suatu hari nanti.

Credit for silumancumi

This post originally posted at: http://trend-traders.com/2009/07/introduction-to-wave-analysis-1/

The dollar fell to the lowest since July 1995 after the Federal Reserve said on Nov. 24 that its drop was “orderly,” a signal to traders that the U.S. won’t prop up the currency as the world’s largest economy recovers from the first global recession since World War II. The dollar’s decline threatens profits for Asia’s exporters after the MSCI Asia Pacific Index gained 32 percent this year to trade at 1.5 times book value, up from 1.03 in March, according to data compiled by Bloomberg.

“I’m not going to risk uncertainty when I’m sitting on nice gains for my portfolio,” said Roger Groebli, Singapore- based head of financial market analysis at LGT Capital Management, which oversees about $75 billion in assets. “The weak dollar is hurting Japanese exporters and their competitiveness.”

‘Watching These Movements’

Japanese Finance Minister Hirohisa Fujii said the government needs to take action on abnormal currency movements, remarks that failed to prevent the yen’s advance.

Mengapa orang yahudi kepintarannya diatas rata-rata? ternyata, ada budaya baik dari mereka sendiri yang sampai saat ini masih mereka jalankan. Mau tahu jawabannya…… inilah jawabannya……

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”

Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),”
ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.

Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.

Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!!!” katanya.

Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya.

Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
“Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?

from: http://www.facebook.com/note.php?note_id=329353945470&id=1597076769&ref=nf

Hari ini mau kembali mengerjakan tugas setelah hari sabtu mingggu kemarin mengalihkan perhatian untuk mempelajari stochastic lebih mendalam.
Siang ini berjuang untuk fokus rasanya susah bukan main, ada saja alasan untuk mengalihkan perhatian. Padahal besok selasa adalah waktunya progres report.
Kenapa bagi saya sesuatu yang diwajibkan itu malah menjadi beban sehingga tidak bisa dinikmati, beda dengan sesuatu yang kita pilih sendiri berdasar kesenangan kita. Trading, otomotif, traveling menjadi hal yang begitu menyenangkan, dan bisa kita luangkan berjam-jam deminya tanpa terasa waktu telah berlalu.
Rasanya perlu untuk menghilangkan beban dengan menanggap hal itu sebagai suatu kesenangan bukan kewajiban…. fiuhhhhhh

Pencuri Impian

14 November 2009

Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menja di penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepukan kepadanya.

Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat,dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari.

Si gadis muda bertanya “Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya”.

“Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit”,jawab sang pakar.

Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah katapun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar.Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan menari lagi.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan. Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.

Si ibu bertanya, “Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun?”

“Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari”, jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. “Ini tidak adil”, seru si ibu muda. “Sikap anda telah mencuri semua
impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadipenari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko!”

Si pakar menjawab lagi dengan tenang “Tidak …. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. Anda tidak harus minum anggur satu barel untuk membuktikan anggur itu enak. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa anda mestinya fokus pada impian anda, bukan pada ucapan atau tindakan saya. Lalu pujian? Kamu mengharapkan pujian? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. Pujian itu seperti pedang bermata dua. ada kalanya memotivasimu, bisa pula melemahkanmu. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar pujian yang diberikan pada saat seseorang sedang bertumbuh, hanya akan membuat dirinya puas dan pertumbuhannya berhenti. saya justru lebih suka mengacuhkanmu, agar hal itu bisa melecutmu bertumbuh lebih cepat lagi. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. Tidak pantas anda meminta pujian dari orang lain”.

“Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia.

MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA- LAMANYA …”.

This post originally posted at: http://free-ea-and-indicators.blogspot.com/

Obrolan malam minggu dengan Pak Chandra tentang seorang ekonom Negara kita “Kwik Kian Gie”, cukup menggelitik saya. Bertahun-tahun lalu semasa
reformasi berkibar nama ini sempat muncul dan berkibar, tapi belakangan
ini nama ini seolah-olah hilang dimakan buaya. Saya mencoba browsing dan mencari naskah-naskah lama tentang “Beliau” ini. Pandangan-pandangan Om Kwik tentang perekonomian ternyata cukup menggelitik untung direnungkan. Berikut beberapa hal yang saya tangkap dari celoteh-celoteh Beliau tentang Ekonomi, Valas, dan harga BBM. Terima kasih sebesar-besarnya saya haturkan untuk Om Kwik atas celotehnya .

Tentang harga Valas

Saya baru tahu belakangan ternyata seorang tokoh seperti Om Kwik juga
mengikuti dinamika pergerakan harga Valas atau FOREX, bahkan sudah
melakukan penelitian-peneliti an “nyleneh” seputar pergerakan harga
FOREX tersebut terutama kaitannya dengan mata uang Negara Indonesia ini
“Rupiah”. Selama ini kita hanya manut saja ketika disuguhkan dengan
harga FOREX yang berkedip berlulang kali di depan monitor kita, tidak
pernah bertanya, sebenarnya bagaimana sih mekanisma terbentuknya harga
yang berkedip-kedip seperti kunang-kunang itu! Lha wong kunang-kunang
mau berkedip-kedip pasti ada sumbernya, dan para ilmuwan sampai
bersusah-payah menangkap kunang-kunang di kebon untuk diteliti darimana
sumber kedipan kunang-kunang itu. Saya juga sama juga sih, seperti
kebanyakan orang-orang kalau ditanya oleh teman seputar pergerakan
harga FOREX.

FOREX
satu-satunya “Financial Market” yang nggak ada bursanya! Karena tidak
ada bursanya, maka kita sebenarnya patut bertanya sebenarnya yang
membuat harga FOREX itu jadi berkedip-kedip siapa tho? Jawaban paling
singkat, lugas dan padat, check aja di Reuters atau Bloomberg, itu yang
biasanya jadi patokan pergerakan harga FOREX. Atau kalau melalui
dijelaskan bisa melalui contoh export-import dan yang pasti bisa
memakan waktu berjam-jam untuk menjelaskan sampai audience nya
terkantuk-kantuk. Apakah hanya faktor itu saja? Oooooh yang pasti nggak
donk! Masih ada lagi supply dan demand (kalo kata seorang Profesor di
bidang Ekonomi), ada faktor Politiik, keamanan, social, budaya (kata
seorang politikus), dan yang paling penting perilaku manusia yang ada
di dalam market (kata seorang psikolog). Wuiiiiihhhhh banyak amat
faktor-faktornya. Kalau dijelaskan bisa habis kopi 10 cangkir baru
selesai. Pada akhirnya kita akan menyerah dan tidak pernah
mempertanyakan, apalgi meragukan, masalah fluktuasi dan
kedip-kedipan di FOREX , dan yang lebih penting lagi adalah bahwa
sebenarnya adalah sangat tidak penting mempersalahkan kedi-kedipan dan
masalah fluktuasi mata uang asing terhadap Rupiah.

Saya tidak ada jelaskan disini bagaimana pembentukan harga di FOREX market,
karena Jawaban yang disodorkan Om Kwik bagi saya cukup untuk
memperpendek penjelasan saya nantinya. Pencarian Om Kwik tentang berdasar kriteria siapa dan apa keputusan naik turunnya nilai Valuta Asing diambil? Pertanyaan itu sebenarnya sudah bisa saya jawab ketika saya mengobrol
dengan salah seorang Treasury Manager salah satu Bank Terkemuka lewat
Reuters Messenger. Dan semakin jelas lagi ketika request untuk bisa
langsung mengakses Reuters Terminal dikabulkan. Kalau tidak melihat
dengan mata kepala sendiri rasa-rasanya nggak percaya dengan yang saya
saksikan. Waktu itu reference price di Reuters menunjukkan harga
USD/IDR 10200, saya check ke harga di “market” interbank harganya ada
di 10250. Setelah membaca tulisan Om Kwik akhirnya bisa keluar juga
jawaban untuk menjelaskan fenomena tersebut . Kata Om Kwik “kita
semuanya sepenuhnya sadar, bahwa yang membuat dan mengumumkan keputusan
mengenai nilai Valas ke seluruh dunia adalah Kantor Berita Reuters,
atau Kantor Berita Bloomberg, dan kriteria keputusan diambil dari
himpunan data-data jual-beli valas beberapa Bank multinasional yang
terbatas dipilah dan dipilih oleh Reuters atau Bloomberg sendiri”.
Nah pada akhirnya output dan harga yang terpampang ini yang dipakai
oleh Broker, commission house, bank, atau money changer untuk
ditawarkan kepada “client-client”. Semua keputusan menjadi hak
prerogative (kayak DPR) dan monopoli dari Kedua kantor berita tersebut,
yang tidak bisa dipertanyakan, dikontrol apalagi diganggu gugat
kebenarannya. Dan yang membuat menjadi
semakin mendebarkan adalah kita mutlak total seratus persen tunduk,
pasrah kepada keputusan kantor berita asing yang tak peduli dengan apa
yang terjadi di Negara Indonesia tercinta ini. Begitu harga itu
berkedip di monitor kita hanya manut dan percaya saja dengan hal
tersebut. Kisah selanjutnya silahkan direnungkan sendiri. Beberapa
teman yang membaca tulisan saya ini sebelum saya publish memiliki
beraneka macam komentar:

- Iya yah koq bisa yah kita hanya manggut-manggut saja?

- Ah
itu khan sebenarnya “mekanisme pasar” gak usah dibahas-bahas lah terlalu rumit untuk dibeberkan ke masyarakat umum, masyarakat umum gak perlu tahu detail dengan permasalahan pembentukan harga ini!

- Akhirnya ente paham juga dengan maksud ane tempo hari (SMS dari seorang mantan Treasury di Bank)

- Bingung bang baca artikelnya, sampe kepala muter-muter gak karuan.

- Etc

Yah namanya manusia, ada seribu orang yang baca pasti ada seribu komentar, ada yang pro, ada yang kontra, ada yang idem, ada yang agak setuju, ada yang gak setuju. Kalo menurut saya itulah “mekanisme pasar, biarkan pasar yang membangun opininya sendiri”.

Analisa dan tulisan ini hanya sekelumit, bisa dibaca sambil minum segelas kopi dingin dari Starbucks.

Tentang harga BBM dan harga minyak dunia

Pertanyaan beberapa rekan perihal harga minyak dunia, BBM dan kaitannya dengan kondisi di Bursa Saham dan perekonomian di Indonesia, akhirnya terjawab juga setelah membaca tulisan Om Kwik. Dulu saya berpikir, harga BBM di Indonesia bisa naik karena pemerinta tidak melakukan “hedging”, sehingga ketika harga minyak dunia naik, maka sewajarnya subsidi yang diberikan pemerintah tidak bisa mengcover kelebihan akibat kenaikan harga minyak dunia tersebut, oleh sebab itu harga BBM ikut naik.

Om Kwik saat itu sampai saat ini selalu sengit mengoreksi pernyataan Pemerinta RI tentang menaikkan harga BBM adalah akibat terlalu berat terus-menerus memberikan subsidi terhadap harga jual BBM di dalam negeri, terlebih diikuti kenaikan harga minyak dunia yang selangit. Om Kwik berani memberikan penjelasan yang menurut saya cukup fantastic………ruaaaarrrr biasa……….. “Sebenarnya secara factual tidak ada yang dirugikan karena sebenarnya subsidi itu secara factual tidak pernah diberikan. “Subsidi” yang mengakibatkan “kerugian” itu adalah sekedar perhitungan terhadap andaikata BBM dijual di pasar luar negeri dengan harga yang berlaku di luar negeri. Harga BBM di pasar luar negeri memang lebih ti8nggi disbanding dengan harga
jual BBM yang sedang berlaku di dalam negeri. Perbedaan nilai harga BBM
antara yang andaikata dijual di luar negeri dan di dalam negeri itulah yang dianggap sebagai “kerugian” oleh pemerintah. Istilah yang paling pas adalah “keuntungan” yang tidak jadi diterima sebab tidak jadi dijual”.

Cukup logis dan bisa menjawab sebagian dari pertanyaan-pertanya an yang
bergelayut di hati saya. Sayang saat ini baru sempat membaca tulisan-tulisan Om Kwik saja, tidak sempat berdiskusi langsung dengan Om Kwik sendiri.

Akhirul kata saya mohon maaf jika ada kata-kata saya dalam artikel saya ini,
semoga bisa menjadi bacaan sebelum tidur, dan yang paling penting jika
ada celoteh-celoteh Saya yang kurang pantas, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Tabik sujud saya untuk yang berkenan membaca artikel saya ini.
This post originally posted at:
http://trend- traders.com/ 2009/11/harga- rupiah-harga- minyak-bbm- dan-om-kwik/

Langkah awal merupakan langkah yg penting,, tapi sy bingung harus memulai dari mana.
Pada kondisi ini sy memerlukan sikap mental yg teguh tidak mudah berubah.
Tidak perlu melihat terlalu jauh jalani apa yang ada.

Cerita Atasan dan Bawahan

11 November 2009

Ini bukan cerita tentang Atasan dan Bawahan pakaian tapi mengenai posisi dalam suatu kepemimpinan. Ya,,, hidup ini adalah memimpin dan dipimpin bukan. Berikut ceritanya:

Episode 1:

Atasan: “Bagaimana untuk project ini, jadinya kita pilih siapa utk  menghandle-nya?”

Bawahan: “Bos, bagaimana kalao untuk handle project ini kita pilih XYZ saja? ” (dengan wajah menunduk ke bawah)

Atasan: ” Sebenarnya sy lebih yakin dengan ABC, karena sy selama ini sdh lihat kinerjanya” (bicara dengan penuh keyakinan)

Bawahan: ” Tapi bos,,, selama ini ABC selalu molor untuk waktu pengerjaan. Sedangkan client kita kali ini sangat tegas bos. Penaltinya besar sekali kalo kali ini kita mundur lagi” (tambah khawatir)

Atasan: “Saya nggak mau tau,,,, kita pake ABC saja. TITIK !!!!!”

Bawahan: “Baik bos kalo begitu…. ” (dengan muka pasrah)

….3 Bulan berlalu…….

Bawahan: “Bos,, project kita yang dikerjakan ABC mundur lagi. Dari pengerjaan 1 bulan sampai hari ini belum juga selesai”

Atasan: “Bagaimana sih?? Berapa project yang di handle mereka?” (cemas)

Bawahan: ” Sekitar 7 dari 10 di handle mereka semua bos.”

Atasan: “GUoobblokkkkkk,,,,, siapa suruh pake jasa mereka?? Dasar kamu nggak pake otak!! Ini yang sy khwatirkan kalo pake ABC”

Bawahan: “Tapi bos,,,, ini semua tempo hari atas perintah bos sendiri”

Atasan: “Eh,,, nyalahin saya lagi!! Saya tidak pernah suruh pilih mereka untuk project kita!!!” (dengan muka geram..)

Bawahan: “Iya bos sy yang salah” (pasrah disalahkan)

Atasan: “Kamu kerja gitu aja nggak becus,,,, punya otak nggak sih?”

EPISODE 2 (orang dan tempat yg berbeda)

Bawahan: “Pak,,, si A bilang kalo dia nyerah nggak bisa nyelesain tugas yang sudah diserahkan”

Atasan: ” loh gimana sih,,,, kemarin bilangnya sanggup. Kamu ada ide nggak?”

Bawahan: ” Bagaimana kalo si B saja pak yang menyelesaikan. Dengan metode FGH yang sudah saya rancang pasti dia bisa menyelesaikan.”

Atasan: ” Oke kalo gitu,,, mulai sekarang suruh B selesaikan tugas ini”

krrrriiinngggg,,,,,,,, (handphone Atasan berbunyi, ternyata Bawahan yg menelfon)

Bawahan: “Pak,, si B berhasil menyelesaikan tugas dengan metode FGH yg sudah sy buat. Semua persis seperti yg diharapkan. Bahkan lebih rapih hasil kerjanya…” (sumringaaah, mengharap pujian)

Atasan: ” Ya sudah….” (dengan gaya cool,, langsung menutup HPnya)

 

Cerita tersebut menggambarkan seseorang sebagai bawahan.  Bukan dalam pekerjaan saja, dalam setiap organisasi bawahan merupakan roda penyangga berjalannya operasional organisasi, sedangkan bos yang membagi tugas dan menilai hasilnya.

Itu saja tugas seorang atasan? ya jelas tidak sesimple itu. Atasan haruslah bisa mengarahkan seluruh bawahannya untuk menggapai tujuan organisasi tentunya dengan mem-break down apa saja langkah-langkah yang harus dikerjakan, menjaga spirit tersebut, mengayomi bawahan, sampai mengatasi conflict horizontal jika terjadi dalam suatau organisasi.

Menjaga Spirit… ya kalo gagal di semangati bawahannya, bukan di marahi habis-habisan. Ya dipuji bawahannya kalo berhasil melakukan tugasnya.

Pemimpin yang bijak harusnya tidak seperti cerita di atas,, tapi apaboleh buat. Namanya bawahan,,, ya tinggal terima nasib kalo dapet atasan kayak gitu… :(

PS: Cerita di atas bukanlah cerita rekayasa,, kalau ada kesamaan nama tokoh dan kejadian itu bukan kebetulan semata,, kekeke :D

 

 

 

Senangnya

31 Oktober 2009

Senangnya kalo lihat wall st. anjlok. Bahagia rasanya, entah mengapa.

Tingkatan Akses Trading

30 Oktober 2009

Tidak seperti halnya pada bursa saham dimana para anggota bursa memiliki akses yang sama terhadap harga saham, pasar valuta asing terbagi atas beberapa tingkatan akses. Pada akses tingkat tertinggi adalah pasar uang antar bank (PUAB) yang terdiri dari perusahaan-perusahaan bank investasi besar.Pada PUAB, selisih antara harga penawaran/harga jual (ask) dan harga permintaan/harga beli (bid) adalah sangat tipis sekali bahkan biasanya tidak ada , dan harga ini hanya berlaku untuk kalangan mereka sendiri yang tidak diketahui oleh pemain valuta asing diluar kelompok mereka. Pada akses tingkat dibawahnya, rentang selisih antara harga jual dan harga beli menjadi besar tergantung dari volume transaksi. Apabila seorang trader dapat menjamin terlaksananya transaksi valuta asing dalam jumlah besar maka mereka dapat meminta agar selisih nilai jual dan beli diperkecil yang disebut better spread ( selisih tipis antara harga jual dan beli). Level akses terhadap pasar valuta asing adalah sangat ditentukan oleh ukuran transaksi valuta yang dilakukan. Bank-bank peringkat atas menguasai “pasar uang antar bank (PUAB)” hingga 53% dari seluruh nilai transaksi. Dan setelah bank-bank peringkat atas tersebut maka peringkat selanjutnya adalah bank-bank investasi kecil lalu perusahaan-perusahaan multi nasional besar ( yang membutuhkan lindung nilai atas resiko transaksi serta membayar para pegawainya diberbagai negara), hedge fund besar, dan juga para pedagang eceran yang menjadi penentu pasar valuta asing. Menurut Galati dan Melvin , dana pensiun, perusahaan asuransi, reksadana dan investor institusi adalah merupakan pemain yang memiliki peran besar dalam pasar keuangan secara umum dan khususnya pasar valuta asing sejak 2000an.
Bank

Pasar uang antar bank (PUAB) memenuhi kebutuhan mayoritas dari perputaran uang di dunia usaha serta kebutuhan dari transaksi para spekulan setiap harinya yang dapat mencapai nilai triliunan dollar. Beberapa transaksi dilaksanakan untuk dan atas nama nasabahnya, tetapi sebagian besar adalah untuk kepentingan pemilik bank ataupun untuk kepentingan bank itu sendiri.

Hingga saat ini, pialang forex adalah merupakan pelaku perputaran valuta dalam jumlah yang besar, memfasilitasi perdagangan PUAB dan mempertemukan penjual dan pembeli untuk “upah”(fee) yang kecil. Namun saat ini banyak bisnis valuta asing ini yang beralih kepada suatu sistem elektronis yang lebih efisien seperti misalnya EBS (sekarang dimiliki oleh ICAP), Reuters Dealing 3000 Matching (D2), the Chicago Mercantile Exchange, Bloomberg dan TradeBook(R)
Dunia usaha

Salah satu pemeran pasar valuta asing ini adalah adanya kebutuhan dari aktivitas perusahaan dalam melakukan pembayaran harga barang ataupun jasa dalam mata valuta asing. Kebutuhan mata valuta asing dari suatu perusahaan seringkali hanya kecil nilainya dibandingkan dengan kebutuhan dari bank dan spekulan dan perdagangan valuta asing yang dilakukannya seringkali hanya membawa dampak yang kecil sekali bagi nilai pasaran kurs mata uang. Meskipun demikian arus perdagangan valuta asing dari perusahaan-perusahaan ini dalam jangka panjangnya merupakan faktor yang penting bagi arah nilai tukar suatu mata uang. Transaksi beberapa perusahaan dapat membawa akibat yang tidak terduga sewaktu mereka menutup posisi (posisi jual ataupun beli) yang amat besar sekali dimana transaksi ini tidak diketahui secara luas oleh para pemain pasar.
Bank sentral

Bank sentral suatu negara memegang peran yang amat penting dalam pasar valuta asing. Bank sentral ini senantiasa berupaya untuk mengendalikan suplai uang, inflasi, dan ataupun suku bunga bahkan seringkali mereka memiliki suatu target baik resmi maupun tidak resmi terhadap nilai tukar mata uang negaranya. Seringkali bank sentral ini menggunakan cadangan devisanya untuk menstabilkan pasar.

Dengan ekspektasi pasar ataupun isu tentang intervensi yang dilakukan oleh bank sentral belaka telah cukup untuk menstabilkan mata kurs uang setempat, tetapi intervensi yang agresif dilakukan beberapa kali dalam setiap tahunnya pada suatu negara yang kurs mata uangnya bergejolak.

Berbagai sumber dana yang ada di pasaran valuta asing apabila disatukan dapat dengan mudah “mempermainkan” bank sentral (menarik atau menjual mata uang dalam jumlah yang sangat besar sekali sehingga bank sentral tidak mampu lagi melakukan intervensi) dimana skenario ini nampak pada tahun 1992-1993 dimana mekanisme nilai tukar Eropa ( European Exchange Rate Mechanism – ERM)mengalami kejatuhan serta beberapa kali jatuhnya nilai tukar mata uang di Asia Tenggara.
Perusahaan manajemen investasi

Perusahaan manajemen investasi (yang mana biasanya adalah merupakan pengelola banyak sekali akun atas nama nasabahnya seperti misalnya dana pensiun dan dana sumbangan yayasan) yang bertransaksi di pasar valuta asing untuk kebutuhan mata uang asing guna melakukan transaksi pembelian saham di luar negeri. Transaksi valuta asing bagi mereka adalah bukan merupakan tujuan investasi utamanya sehinga transaksi yang dilakukannya bukan dengan tujuan spekulasi ataupun dengan tujuan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
Hedge funds

Hedge funds ( sebuah perusahaan investasi yang menjalankan kegiatan usaha transaksi spekulatif untuk mendapatkan keuntungan ) seperti misalnya George Soros yang reputasinya naik disebabkan oleh kegiatan spekulasi mata uang yang dilakukannya secara agresif sejak tahun 1990. Ia mengelola dana triliunan US dollar dan masih bisa meminjam lagi triliunan US dollar dan oleh karenanya mampu membuat intervensi yang dilakukan oleh bank sentral suatu negara untuk menjaga nilai tukar mata uangnya menjadi tidak berdaya apabila fundamental ekonomi tergantung pada “belas kasihan” hedge funds.
Pialang valuta asing

Pialang valuta asing adalah adalah perusahaan yang didirikan khusus untuk melakukan kegiatan jasa perantara bagi kepentingan nasabahnya di bidang pasar uang dengan memperoleh imbalan atas jasanya. Menurut CNN, sebuah pialang valuta asing memiliki volume transaksi antara 25 hingga 50 triliun US dollar perharinya atau sekitar 2% dari keseluruhan nilai transaksi pasar valuta asing dan sebagaimana dilaporkan oleh situs Komisi Perdagangan Berjangka (Commodity Futures Trading Commission – CFTC).

 

This post originally posted at:  http://trend-traders.com/2009/07/introduction-to-wave-analysis-1/

si Elli

30 Oktober 2009

This post originally posted at:

http://trend-traders.com/?p=1060

Wave Analysis merupakan salah satu cabang yang ada dalam Teknikal
analysis.. Pertama kali dipopulerkan oleh Ralp Nelson Elliot (1871-1948),
sehingga teorinya sering disebut dengan Ellot Wave Theory. Menurut teori
Elliot Wave harga bergerak karena adanya faktor psikologis dari pelku pasar,
yang tertuang lebih lanjut dalam optimistis dan pesimistis. Lebih lanjut
Elliot menemukan pola-pola dalam pergerakan harga. Teori Elliot Wave ini
awalnya berangkat dari gerakan ombak di laut. Seorang penjaga pantai baru
bisa tidur nyenyak setelah melewati 3 gelombang besar, karena setelah ada 3
gelombang besar biasanya air laut akan tenang, begitu pula diasumsikan
dengan harga. Jika harga sudah bergerak dalam 3 gerakan besar maka
selanjutnya harga akan bergerak sideways / flat.

Catatan sederhana tenttan Elliot Wave Theory ini bisa dibaca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Elliott_wave_principle

Sebelum berlanjut lebih jauh lagi tentang Elliot Wave Theory ini, saya akan
membicarakan dahulu tentang beberapa hal antara lain:

1. Technical Indicator
2. Volume
3. Chart Pattern
4. Fibonacci

1. Technical Indicator

Pada umumnya terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu:
a. Trend Following Indicator
Contohnya: Moving Average, Parabolic SAR, Bollinger Band, etc

Indicator dengan jenis ini efektif untuk menentukan apakah suatu trend
masih dapat berlanjut atau tidak
serta efektif digunakan ketika market sedang bergerak dalam trend yang
kuat dan panjang
Masalahnya utamanya
Kita tidak tahu kapan trend akan terjadi, berlanjut dengan sideways, atau
justru terjadi reversal

2. Oscillator Indicator
Contohnya: Relative Strength Index, Stochastic Oscillator, W%R, etc
Efektif digunakan ketika market sedang sideways. Karena digunakan untuk
menentukan overbought dan oversold
Masalahnya
Kita Tidak tahu kapan market akan sideways
Hal lain tentang oscilltor adalah Divergence, divergence merupakan signal
paling ampuh dari oscillator dibanding signal / metode entry signal pada
oscillator
Teknik divergence bisa dibaca di :
http://www.babypips.com/school/divergence_trading.html

Masalahnya
Tidak ada price objective, tidak ada stop loss point pada penggunaan
divergence ini.
*Penemu RSI J. Welles Wilder mengatakan bahwa “it’s not working in all
situation, but only working in certain condition”*

Pertanyaan yang lebih lanjut adalah pada kondisi seperti apa kita bisa
optimal dalam menggunakan divergence?

*Pada Wave Analysis divergence yang valid adalah ketika harga berada pada
fase wave 5, divergence yang terjadi antara peak wave 3 dan peak wave 5 akan
valid sebagai reversal signal, divergence yang terjadi pada fase wave 3 akan
menghasilkan false signal.*

*Masalah umum dari penggunaan indicator adalah, bahwa indicator akan
bekerja secara optimal dikondisi market yang sesuai dengan fungsi indicator
tersebut (timing dari penggunaan indicator)*

Indicator tidak pernah bisa memberitahu kapan harga akan bergerak sideways
atau trending
Pada masa sekarang seiring dengan perkembangan jaman sudah mulai
dikembangakan banyak teknik dalam mengoptimalkan kinerja indicator-indicator tersebut:
– Optimization
– Walk Forward Optimization
– Neural Network & etc