Senangnya
31 Oktober 2009
Senangnya kalo lihat wall st. anjlok. Bahagia rasanya, entah mengapa.
Tingkatan Akses Trading
30 Oktober 2009
Tidak seperti halnya pada bursa saham dimana para anggota bursa memiliki akses yang sama terhadap harga saham, pasar valuta asing terbagi atas beberapa tingkatan akses. Pada akses tingkat tertinggi adalah pasar uang antar bank (PUAB) yang terdiri dari perusahaan-perusahaan bank investasi besar.Pada PUAB, selisih antara harga penawaran/harga jual (ask) dan harga permintaan/harga beli (bid) adalah sangat tipis sekali bahkan biasanya tidak ada , dan harga ini hanya berlaku untuk kalangan mereka sendiri yang tidak diketahui oleh pemain valuta asing diluar kelompok mereka. Pada akses tingkat dibawahnya, rentang selisih antara harga jual dan harga beli menjadi besar tergantung dari volume transaksi. Apabila seorang trader dapat menjamin terlaksananya transaksi valuta asing dalam jumlah besar maka mereka dapat meminta agar selisih nilai jual dan beli diperkecil yang disebut better spread ( selisih tipis antara harga jual dan beli). Level akses terhadap pasar valuta asing adalah sangat ditentukan oleh ukuran transaksi valuta yang dilakukan. Bank-bank peringkat atas menguasai “pasar uang antar bank (PUAB)” hingga 53% dari seluruh nilai transaksi. Dan setelah bank-bank peringkat atas tersebut maka peringkat selanjutnya adalah bank-bank investasi kecil lalu perusahaan-perusahaan multi nasional besar ( yang membutuhkan lindung nilai atas resiko transaksi serta membayar para pegawainya diberbagai negara), hedge fund besar, dan juga para pedagang eceran yang menjadi penentu pasar valuta asing. Menurut Galati dan Melvin , dana pensiun, perusahaan asuransi, reksadana dan investor institusi adalah merupakan pemain yang memiliki peran besar dalam pasar keuangan secara umum dan khususnya pasar valuta asing sejak 2000an.
Bank
Pasar uang antar bank (PUAB) memenuhi kebutuhan mayoritas dari perputaran uang di dunia usaha serta kebutuhan dari transaksi para spekulan setiap harinya yang dapat mencapai nilai triliunan dollar. Beberapa transaksi dilaksanakan untuk dan atas nama nasabahnya, tetapi sebagian besar adalah untuk kepentingan pemilik bank ataupun untuk kepentingan bank itu sendiri.
Hingga saat ini, pialang forex adalah merupakan pelaku perputaran valuta dalam jumlah yang besar, memfasilitasi perdagangan PUAB dan mempertemukan penjual dan pembeli untuk “upah”(fee) yang kecil. Namun saat ini banyak bisnis valuta asing ini yang beralih kepada suatu sistem elektronis yang lebih efisien seperti misalnya EBS (sekarang dimiliki oleh ICAP), Reuters Dealing 3000 Matching (D2), the Chicago Mercantile Exchange, Bloomberg dan TradeBook(R)
Dunia usaha
Salah satu pemeran pasar valuta asing ini adalah adanya kebutuhan dari aktivitas perusahaan dalam melakukan pembayaran harga barang ataupun jasa dalam mata valuta asing. Kebutuhan mata valuta asing dari suatu perusahaan seringkali hanya kecil nilainya dibandingkan dengan kebutuhan dari bank dan spekulan dan perdagangan valuta asing yang dilakukannya seringkali hanya membawa dampak yang kecil sekali bagi nilai pasaran kurs mata uang. Meskipun demikian arus perdagangan valuta asing dari perusahaan-perusahaan ini dalam jangka panjangnya merupakan faktor yang penting bagi arah nilai tukar suatu mata uang. Transaksi beberapa perusahaan dapat membawa akibat yang tidak terduga sewaktu mereka menutup posisi (posisi jual ataupun beli) yang amat besar sekali dimana transaksi ini tidak diketahui secara luas oleh para pemain pasar.
Bank sentral
Bank sentral suatu negara memegang peran yang amat penting dalam pasar valuta asing. Bank sentral ini senantiasa berupaya untuk mengendalikan suplai uang, inflasi, dan ataupun suku bunga bahkan seringkali mereka memiliki suatu target baik resmi maupun tidak resmi terhadap nilai tukar mata uang negaranya. Seringkali bank sentral ini menggunakan cadangan devisanya untuk menstabilkan pasar.
Dengan ekspektasi pasar ataupun isu tentang intervensi yang dilakukan oleh bank sentral belaka telah cukup untuk menstabilkan mata kurs uang setempat, tetapi intervensi yang agresif dilakukan beberapa kali dalam setiap tahunnya pada suatu negara yang kurs mata uangnya bergejolak.
Berbagai sumber dana yang ada di pasaran valuta asing apabila disatukan dapat dengan mudah “mempermainkan” bank sentral (menarik atau menjual mata uang dalam jumlah yang sangat besar sekali sehingga bank sentral tidak mampu lagi melakukan intervensi) dimana skenario ini nampak pada tahun 1992-1993 dimana mekanisme nilai tukar Eropa ( European Exchange Rate Mechanism – ERM)mengalami kejatuhan serta beberapa kali jatuhnya nilai tukar mata uang di Asia Tenggara.
Perusahaan manajemen investasi
Perusahaan manajemen investasi (yang mana biasanya adalah merupakan pengelola banyak sekali akun atas nama nasabahnya seperti misalnya dana pensiun dan dana sumbangan yayasan) yang bertransaksi di pasar valuta asing untuk kebutuhan mata uang asing guna melakukan transaksi pembelian saham di luar negeri. Transaksi valuta asing bagi mereka adalah bukan merupakan tujuan investasi utamanya sehinga transaksi yang dilakukannya bukan dengan tujuan spekulasi ataupun dengan tujuan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
Hedge funds
Hedge funds ( sebuah perusahaan investasi yang menjalankan kegiatan usaha transaksi spekulatif untuk mendapatkan keuntungan ) seperti misalnya George Soros yang reputasinya naik disebabkan oleh kegiatan spekulasi mata uang yang dilakukannya secara agresif sejak tahun 1990. Ia mengelola dana triliunan US dollar dan masih bisa meminjam lagi triliunan US dollar dan oleh karenanya mampu membuat intervensi yang dilakukan oleh bank sentral suatu negara untuk menjaga nilai tukar mata uangnya menjadi tidak berdaya apabila fundamental ekonomi tergantung pada “belas kasihan” hedge funds.
Pialang valuta asing
Pialang valuta asing adalah adalah perusahaan yang didirikan khusus untuk melakukan kegiatan jasa perantara bagi kepentingan nasabahnya di bidang pasar uang dengan memperoleh imbalan atas jasanya. Menurut CNN, sebuah pialang valuta asing memiliki volume transaksi antara 25 hingga 50 triliun US dollar perharinya atau sekitar 2% dari keseluruhan nilai transaksi pasar valuta asing dan sebagaimana dilaporkan oleh situs Komisi Perdagangan Berjangka (Commodity Futures Trading Commission – CFTC).
This post originally posted at: http://trend-traders.com/2009/07/introduction-to-wave-analysis-1/
si Elli
30 Oktober 2009
This post originally posted at:
http://trend-traders.com/?p=1060
Wave Analysis merupakan salah satu cabang yang ada dalam Teknikal
analysis.. Pertama kali dipopulerkan oleh Ralp Nelson Elliot (1871-1948),
sehingga teorinya sering disebut dengan Ellot Wave Theory. Menurut teori
Elliot Wave harga bergerak karena adanya faktor psikologis dari pelku pasar,
yang tertuang lebih lanjut dalam optimistis dan pesimistis. Lebih lanjut
Elliot menemukan pola-pola dalam pergerakan harga. Teori Elliot Wave ini
awalnya berangkat dari gerakan ombak di laut. Seorang penjaga pantai baru
bisa tidur nyenyak setelah melewati 3 gelombang besar, karena setelah ada 3
gelombang besar biasanya air laut akan tenang, begitu pula diasumsikan
dengan harga. Jika harga sudah bergerak dalam 3 gerakan besar maka
selanjutnya harga akan bergerak sideways / flat.
Catatan sederhana tenttan Elliot Wave Theory ini bisa dibaca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Elliott_wave_principle
Sebelum berlanjut lebih jauh lagi tentang Elliot Wave Theory ini, saya akan
membicarakan dahulu tentang beberapa hal antara lain:
1. Technical Indicator
2. Volume
3. Chart Pattern
4. Fibonacci
1. Technical Indicator
Pada umumnya terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu:
a. Trend Following Indicator
Contohnya: Moving Average, Parabolic SAR, Bollinger Band, etc
Indicator dengan jenis ini efektif untuk menentukan apakah suatu trend
masih dapat berlanjut atau tidak
serta efektif digunakan ketika market sedang bergerak dalam trend yang
kuat dan panjang
Masalahnya utamanya
Kita tidak tahu kapan trend akan terjadi, berlanjut dengan sideways, atau
justru terjadi reversal
2. Oscillator Indicator
Contohnya: Relative Strength Index, Stochastic Oscillator, W%R, etc
Efektif digunakan ketika market sedang sideways. Karena digunakan untuk
menentukan overbought dan oversold
Masalahnya
Kita Tidak tahu kapan market akan sideways
Hal lain tentang oscilltor adalah Divergence, divergence merupakan signal
paling ampuh dari oscillator dibanding signal / metode entry signal pada
oscillator
Teknik divergence bisa dibaca di :
http://www.babypips.com/school/divergence_trading.html
Masalahnya
Tidak ada price objective, tidak ada stop loss point pada penggunaan
divergence ini.
*Penemu RSI J. Welles Wilder mengatakan bahwa “it’s not working in all
situation, but only working in certain condition”*
Pertanyaan yang lebih lanjut adalah pada kondisi seperti apa kita bisa
optimal dalam menggunakan divergence?
*Pada Wave Analysis divergence yang valid adalah ketika harga berada pada
fase wave 5, divergence yang terjadi antara peak wave 3 dan peak wave 5 akan
valid sebagai reversal signal, divergence yang terjadi pada fase wave 3 akan
menghasilkan false signal.*
*Masalah umum dari penggunaan indicator adalah, bahwa indicator akan
bekerja secara optimal dikondisi market yang sesuai dengan fungsi indicator
tersebut (timing dari penggunaan indicator)*
Indicator tidak pernah bisa memberitahu kapan harga akan bergerak sideways
atau trending
Pada masa sekarang seiring dengan perkembangan jaman sudah mulai
dikembangakan banyak teknik dalam mengoptimalkan kinerja indicator-indicator tersebut:
– Optimization
– Walk Forward Optimization
– Neural Network & etc
si Elli
30 Oktober 2009
This post originally posted at:
http://trend-traders.com/?p=1060
Wave Analysis merupakan salah satu cabang yang ada dalam Teknikal
analysis.. Pertama kali dipopulerkan oleh Ralp Nelson Elliot (1871-1948),
sehingga teorinya sering disebut dengan Ellot Wave Theory. Menurut teori
Elliot Wave harga bergerak karena adanya faktor psikologis dari pelku pasar,
yang tertuang lebih lanjut dalam optimistis dan pesimistis. Lebih lanjut
Elliot menemukan pola-pola dalam pergerakan harga. Teori Elliot Wave ini
awalnya berangkat dari gerakan ombak di laut. Seorang penjaga pantai baru
bisa tidur nyenyak setelah melewati 3 gelombang besar, karena setelah ada 3
gelombang besar biasanya air laut akan tenang, begitu pula diasumsikan
dengan harga. Jika harga sudah bergerak dalam 3 gerakan besar maka
selanjutnya harga akan bergerak sideways / flat.
Catatan sederhana tenttan Elliot Wave Theory ini bisa dibaca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Elliott_wave_principle
Sebelum berlanjut lebih jauh lagi tentang Elliot Wave Theory ini, saya akan
membicarakan dahulu tentang beberapa hal antara lain:
1. Technical Indicator
2. Volume
3. Chart Pattern
4. Fibonacci
1. Technical Indicator
Pada umumnya terbagi menjadi 2 bagian besar yaitu:
a. Trend Following Indicator
Contohnya: Moving Average, Parabolic SAR, Bollinger Band, etc
Indicator dengan jenis ini efektif untuk menentukan apakah suatu trend
masih dapat berlanjut atau tidak
serta efektif digunakan ketika market sedang bergerak dalam trend yang
kuat dan panjang
Masalahnya utamanya
Kita tidak tahu kapan trend akan terjadi, berlanjut dengan sideways, atau
justru terjadi reversal
2. Oscillator Indicator
Contohnya: Relative Strength Index, Stochastic Oscillator, W%R, etc
Efektif digunakan ketika market sedang sideways. Karena digunakan untuk
menentukan overbought dan oversold
Masalahnya
Kita Tidak tahu kapan market akan sideways
Hal lain tentang oscilltor adalah Divergence, divergence merupakan signal
paling ampuh dari oscillator dibanding signal / metode entry signal pada
oscillator
Teknik divergence bisa dibaca di :
http://www.babypips.com/school/divergence_trading.html
Masalahnya
Tidak ada price objective, tidak ada stop loss point pada penggunaan
divergence ini.
*Penemu RSI J. Welles Wilder mengatakan bahwa “it’s not working in all
situation, but only working in certain condition”*
Pertanyaan yang lebih lanjut adalah pada kondisi seperti apa kita bisa
optimal dalam menggunakan divergence?
*Pada Wave Analysis divergence yang valid adalah ketika harga berada pada
fase wave 5, divergence yang terjadi antara peak wave 3 dan peak wave 5 akan
valid sebagai reversal signal, divergence yang terjadi pada fase wave 3 akan
menghasilkan false signal.*
*Masalah umum dari penggunaan indicator adalah, bahwa indicator akan
bekerja secara optimal dikondisi market yang sesuai dengan fungsi indicator
tersebut (timing dari penggunaan indicator)*
Indicator tidak pernah bisa memberitahu kapan harga akan bergerak sideways
atau trending
Pada masa sekarang seiring dengan perkembangan jaman sudah mulai
dikembangakan banyak teknik dalam mengoptimalkan kinerja indicator-indicator tersebut:
– Optimization
– Walk Forward Optimization
– Neural Network & etc
volume
30 Oktober 2009
Volume adalah data atau alat kedua yang digunakan oleh analisa teknikal dalam mempelajari perilaku pasar.Volume terbagi dalam dua bagian, yang pertama adalah volume transaksi, yang berisikan jumlah modal yang terlibat dalam satu kali transaksi, yang kedua adalah volume tick, yang berarti satu volume sama dengan satu kali transaksi dengan mengabaikan jumlah modal yang terlibat.
Di bursa saham, volume yang digunakan biasanya adalah volume transaksi, karena data tersebut biasanya dapat diakses sesaat setelah penutupan pasar. Sementara di pasar nilai tukar (forex), volume yang digunakan umumnya adalah volume tick.
Perbedaan tersebut bukan merupakan masalah bagi penerapan analisis, karena pada intinya adalah volume membantu analis untuk memperkirakan ke arah mana dukungan pasar terjadi.
from mifx.com
indikator
30 Oktober 2009
Setiap indikator teknikal pada dasarnya memiliki karakterisitik, kelebihan dan kekurangan masing-masing oleh karena itu pemahaman yang mendalam terhadap dua atau tiga indikator sering kali lebih memberikan hasil yang lebih baik dalam trading daripada mengetahui banyak indikator tetapi tidak benar-benar menguasainya.
From: Vibiznews.com
Judul buku : Bahagia Tanpa Menunggu Kaya, 5 Jurus Ampuh Meraih Kebahagiaan Penulis : Awang Surya Penerbit : Kanzun Books Cetakan : I, Agustus 2008 Tebal : 204 halaman Peresensi : Siska Prestiwati W.
Pandang Bahagia dari Sudut Berbeda
Peradaban industri modern telah menggeser paradigma masyarakat akan arti kebahagiaan. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan informasi, membuat orang berfikir kebahagiaan akan dapat diraih bila dia memiliki harta yang berlimpah dan menjadi kaya. Memiliki banyak uang, berarti dia bisa ke mana saja berkeliling dunia dan bisa membeli apa saja yang diinginkan. Apakah dengan berkeliling dunia dan memiliki semua yang diinginkan adalah sebuah kebahagiaan?
Awang Surya melalui buku terbarunya, Bahagia Tanpa Menunggu Kaya, memberikan gambaran untuk bisa meneguk kebahagiaan, harta atau kekayaan tidaklah menjadi syarat mutlak. Pria asal Lamongan ini tidak mengatakan bahwa berkeinginan menjadi kaya adalah sebuah dosa. Namun yang perlu dicermati adalah dampak dari kekayaan itu sendiri. Apakah kekayaan tersebut berdampak positif yang bisa mengantarkan ke sebuah kebahagiaan hakiki. Atau justru mengantarkan pemiliknya ke dampak yang negatif, sehingga menyebabkan pemiliknya hanya merasakan kebahagiaan semu.
Penulis yang juga seorang trainer ini mencoba memberikan 5 jurus Ampuh Meraih Kebahagiaan yang dikemas dalam bahasa sederhana, lugas dan populer sehingga memudahkan pembaca dalam mencernanya. Selain dibungkus dalam bahasa yang enak dibaca, penulis juga memberikan contoh-contoh yang menyertai setiap paparan. Contoh yang diberikan sangat dekat dengan kehidupan kita karena setiap contoh yang dipaparkan Awang diambil dari kenyataan yang terjadi di lapangan. Beragam kisah sarat dengan hikmah, dapat memperkaya asupan gizi jiwa kita yang kering dan gersang di tengah derasnya arus hedonis-materialis.
Banyak Cara menuju Bahagia Banyak cara menuju Roma, begitupun juga untuk menuju kebahagiaan. Awang mencoba memberikan cara lain untuk meraih kebahagiaan tanpa harus merogoh kocek yang terlalu dalam. Sedikitnya ia menawarkan 5 jurus ampuh yang bisa mengantarkan pembaca untuk meneguk kebahagiaan bila mau mencoba mempraktikkannya. Kelima jurus tersebut adalah bersyukur, banyak memberi, cinta sesama, tersenyum, dan senang memaafkan.
Bersyukur dan mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Allah, merupakan jurus pertama yang coba dipaparkan. Allah sudah berjanji, barang siapa mensyukuri nikmatnya, maka Allah akan terus menambah nikmat tersebut. Di belakang kata bersyukur, Awang menambahkan kata aktif.
Yang artinya, bersyukur tidak hanya berhenti pada tahapan mengucapkan syukur saja. Tetapi diteruskan pada tindakan aktif yang mencerminkan kata syukur tersebut. Misalnya, seseorang telah diterima bekerja di sebuah perusahaan yang selama ini telah dia idam-idamkan. Maka, Awang menerangkan orang tersebut tidak cukup mengucap syukur karena telah diterima. Tetapi kata syukur tersebut diwujudkan lewat etos kerja dia. Agar perusahaan tempat dia bekerja dapat semakin berkembang dan mengalami keuntungan sehingga keuntungan perusahaan tersebut akan banyak membantu orang.
Jurus ampuh kedua adalah banyak memberi. Seperti halnya jurus pertama, pada jurus kedua ini Awang juga menambahkan kata aktif. Di sinilah kepiawaian penulis dalam menggambarkan sebuah kata sangat terlihat. Penulis memberikan ilustrasi yang apik, bahwa ketika kita memberi pada dasarnya kita telah membuka ruang untuk masuknya sesuatu yang baru. Sekali kali, Awang mengingatkan agar setelah memberi kita harus melupakannya.
Agar, kita tidak menghitung-hitung kebaikan yang telah kita lakukan. Sebab, kebaikan yang telah kita lakukan belum tentu diterima oleh Allah SWT. Awang kembali mengingatkan Allah tidak pernah tidur dan tidak akan pernah lalai untuk mencatat segala kebaikan dan kejahatan yang dilakukan oleh hambanya walau sekecil debu sekalipun.
Jurus untuk meraih kebahagiaan selanjutnya adalah mencintai sesama, selalu tersenyum dan senang untuk memaafkan. Ketiga jurus terakhir merupakan jurus ampuh dalam menjalakan fungsi kita sebagai makhluk sosial. Kedamaian antar umat akan terwujud bila masing-masing individu berusaha untuk selalu mencintai dan tolong menolong kepada sesama. Senyum, merupakan ibadah yang murah namun bisa mendatangkan pahala yang banyak.
Sebab, dengan senyum akan dapat menebarkan aroma persahabatan, perdamaian yang akan mengantarkan kita kepada rasa bahagia. Senang untuk memaafkan, karena dengan meminta maaf dan memaafkan akan bisa mengurangi beban yang memberatkan jiwa. Rasa marah merupakan tekanan yang hebat di dalam jiwa, bila rasa marah tersebut dipendam, akan menimbulkan penyakit jiwa. Penyakit jiwa hanya bisa dihilangkan dan disembuhkan dengan keikhlasan untuk memaafkan kesalahan orang lain.
Kalau kita jeli, lima jurus yang telah disebut di atas merupakan muara dari kebesaran jiwa. Terpapar jelas, untuk bisa mendapatkan sebuah kebahagiaan tidak perlu biaya yang mahal. Dengan kata lain, tidak perlu menunggu kaya untuk bisa merasakan bahagia. Cukup dengan hati dan lapang dada mempraktikkan lima jurus ampuh yang merupakan perwujudan hablumminallah dan hablumminannas.
Yang perlu diingat untuk bisa merasakan bahagia, adalah bagaimana kita mengelola emosi kita ketika berinteraksi dengan sesama dalam setiap aktivitas. Sehingga, apa yang kita lakukan dapat memendarkan energi positif yang tidak hanya dapat dirasakan oleh kita sendiri, tetapi juga kepada lingkungan di sekitar kita. Selamat berburu kebahagiaan!.(*)
Peresensi adalah wartawan Surabaya Post
sumber: www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=c3e878e27f52e2a57ace4d9a76fd9acf
BI Dinilai Tak Pengaruhi Pertahanan Nilai Rupiah
28 Oktober 2009
Rabu, 28 Oktober 2009 – 16:57 wib
text TEXT SIZE :
Widi Agustian – Okezone
Gedung BI. Foto: Koran SI
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) tidak memiliki pengaruh signifikan untuk masuk dan intervensi pasar dalam rangka mempertahankan nilai tukar rupiah.
Kepala Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan menuturkan, cadangan devisa Indonesia terlalu kecil jika dibandingkan dengan jumlah hot money yang ada di pasar.
“Cadangan devisa Indonesia sebesar USD62 miliar, itu kecil dibandingkan dengan hot money yang masuk ke pasar,” kata saat bertemu wartawan di Hotel Gren Melia, Jakarta, Rabu (28/10/2009).
Dia mengungkapkan, kepemilikan asing di SUN sebanyak USD10 miliar dan di SBI sebesar USD5 miliar. Tak hanya itu, kepemilikan asing di pasar saham juga mendominasi sebanyak 60 persen dari total pasar, atau sekira USD80 miliar-USD90 miliar.
“Dengan demikian, bursa saham yang sensitif. Bukan pasar SUN atau SBI,” ucapnya.
Pasar saham ini sangatlah rentan terhadap dana asing. Pasalnya, yang bisa membuat rupiah melemah adalah modal asing keluar (capital outflow), dan yang membuat rupiah menguat adalah modal yang masuk (capital inflow). “Itu tidak terprediksi,” katanya.
Adapun dalam dua minggu terakhir ini bursa saham global anjlok. Memicu investor asing di Indonesia untuk menjual sahamnya. Ujungnya, lanjut dia, rupiah semakin tertekan. “Bursa global anjlok, mereka terima rupiah belikan dolar lalu keluar,” tegasnya.
Walau pasar sedemikian rapuhnya saat ini, dia meyakini jika rupiah bakal tetap berada di posisi Rp9.300 per USD. “Kita percaya rupiah akan tetap menguat hingga Rp9.300 per USD, walau market fragile,” jelasnya. (ade)
Taken from okezone.com
Pagi-pagi lihat news judulnya seperti itu. Ini linknya http://vibiznews.com/stocks_news.php?id=5073
Saham yang tidak akan disukai buffet untuk dikoleksi. Saham teknologi terlihat keren, prospek sebagai provider nomor 3 terbesar,, hebat.
Tapi ingat belanja modal perusahaan macam ini besar sekali. Dimana dalam news itu disebut akan melakukan pendanaan dari kas sendiri yang berarti ada kemungkinan deviden akan digunakan untuk pendanaan. Dan pembagian deviden akan di tahan untuk belanja modal atau paling tidak dieviden akan dikorbankan.
Anggaran biaya promosinya juga A’uZubileh. Bayar Luna Maya segitu besarnya,, sampe luna maya bisa ber-Alphard ria. rafi ahmad,,, bisa buat modal nikah dng Yuni sarah. Loh kok jadi gosip
. Perhatikan iklan-iklan XL sehari-hari disekitar kita, biaya yang tidak murah untuk branding. Belum lagi tipikal costumer selular indonesia yang mayoritas gampang ber[indah ke lain kartu. Maka sekali saja anggaran iklan di kurangi agak banyak, ada kemungkinan perpindahan pengguna XL yang belum loyal ke lain provider.(Berhubung XL sedang “berperang” harga dengan provider CDMA yang mengclaim paling murah saat ini).
Pikiran
28 Oktober 2009
Manusia bisa berhasil bukan karena berpikir dan bersungguh berpikir tentang hal yang menghalanginya. Tapi manusia(saya) perlu berpikir dan bersungguh-sung akan apa yang ingin saya capai. Masalah barrier,,, itu nomor dua. Tapi yang utama kita fokus pada apa goal kita.